Last Ceremony Kelas IX SMPN 1 Anggeraja
Last Ceremony

Gambar : Upacara Bendera Terakhir kelas 9 Tahun 2026
Last Ceremony Kelas IX SMPN 1 Anggeraja
Senin, 27 April 2026
Suasana haru menyelimuti halaman SMPN 1 Anggeraja pada Senin, 27 April 2026. Hari itu menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh siswa kelas IX dalam kegiatan Last Ceremony, sebuah upacara perpisahan yang sarat makna, kenangan, dan kebanggaan.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang seluruh petugasnya merupakan siswa-siswi kelas IX terpilih. Dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, mereka menampilkan performa terbaik sebagai bentuk penghormatan terakhir selama menempuh pendidikan di sekolah tercinta. Pasukan Paskibraka tampil dengan disiplin dan kekompakan di bawah bimbingan pelatih Syaswi Saswanda, menghadirkan suasana yang khidmat dan penuh kebanggaan.
Setiap langkah yang tertata, setiap aba-aba yang tegas, dan setiap gerakan yang serempak menjadi simbol perjalanan panjang yang telah dilalui para siswa. Upacara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan refleksi dari kedisiplinan, tanggung jawab, serta kebersamaan yang telah terbangun selama ini.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Sekolah Rismawaty, S.Si., M.Pd menyampaikan amanat yang penuh makna dan menyentuh hati. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa kehidupan adalah perjalanan panjang yang akan terus berlanjut. Perpisahan bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah baru menuju masa depan.
Upacara mengajarkan arti kepemimpinan, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap aturan. Seorang pemimpin harus mampu memberi arah dan teladan, sementara peserta upacara belajar untuk tertib, menghargai proses, dan menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab.
Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh perwakilan siswa kelas IX. Dengan suara yang bergetar, bait demi bait mengalir menceritakan kenangan, persahabatan, dan rasa terima kasih kepada guru. Suasana menjadi semakin haru, membuat banyak hadirin larut dalam emosi.
Selanjutnya, tarian persembahan dari siswa kelas IX menghadirkan nuansa hangat dan penuh keindahan. Gerakan yang anggun dan penuh penghayatan menggambarkan rasa syukur serta kecintaan terhadap sekolah, menjadi simbol perjalanan indah yang telah dilalui bersama.
Penampilan drama musikal turut memeriahkan acara. Diiringi alunan musik, para siswa menampilkan kisah tentang pentingnya kebersamaan, persahabatan, dan hidup rukun. Tanpa banyak dialog, ekspresi dan gerakan mereka mampu menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh hati setiap penonton.
Seluruh rangkaian kegiatan seni ini dibimbing dengan penuh dedikasi oleh Ibu Angraini J dan Ibu Nurhidayanti, yang telah mendampingi siswa hingga mampu menampilkan pertunjukan yang begitu berkesan.
Puncak kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh siswa kelas IX. Senyum dan tangis berpadu dalam satu bingkai kebersamaan. Momen tersebut dilanjutkan dengan foto per kelas, sebagai kenangan terakhir yang akan selalu dikenang sepanjang masa.
Momen perpisahan ini juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh siswa kelas IX atas perjalanan panjang yang telah mereka lalui. Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat, melainkan rangkaian proses yang penuh warna—dari hari pertama yang penuh rasa canggung, hingga hari-hari yang dipenuhi tawa, canda, dan kebersamaan yang tak tergantikan. Di sekolah inilah mereka belajar bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang arti persahabatan, saling menghargai, serta bagaimana menghadapi tantangan dan menyelesaikan masalah bersama. Setiap sudut sekolah menyimpan kenangan yang akan terus hidup dalam ingatan mereka.
Para guru yang hadir pun tampak tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangga. Bagi mereka, siswa kelas IX bukan sekadar peserta didik, melainkan bagian dari keluarga besar yang telah tumbuh dan berkembang bersama. Melihat mereka berdiri dengan penuh percaya diri di hari perpisahan menjadi kebahagiaan tersendiri, sekaligus pengingat bahwa tugas sebagai pendidik bukan hanya mengajar, tetapi juga membimbing, mengarahkan, dan menanamkan nilai-nilai kehidupan. Harapan besar disematkan agar setiap siswa mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan semangat dan tekad yang lebih kuat.
Last Ceremony ini akhirnya menjadi penanda bahwa sebuah bab telah usai, namun kisah kehidupan masih terus berlanjut. Kenangan yang tercipta hari itu akan menjadi bekal berharga untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Setiap langkah ke depan akan selalu diiringi oleh pengalaman yang telah mereka lalui di bangku SMP. Dengan hati yang penuh harapan dan keyakinan, siswa kelas IX dilepas untuk melanjutkan perjalanan mereka, membawa nama baik sekolah, menjaga nilai-nilai yang telah diajarkan, dan terus berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Teruntuk siswa kelas IX.
Teruslah melangkah, gapai cita-cita, dan jadilah kebanggaan di masa depan.
Editor : (Muh.Taqiuddin.S,S.Pd)

_-_Copy.png)