Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2026
OPSI

By Muh. Taqiuddin.S,S.Pd 29 Apr 2026, 11:09:57 WIB Lomba
Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2026

Gambar : Ristiana Silva Kelas 85 (ketua TIM) dan Aray ALfarez kelas 75


Prestasi Membanggakan!

Tim RADAR SMPN 1 Anggeraja Lolos Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2026

Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kabar membanggakan datang dari SMP Negeri 1 Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk pertama kalinya, sekolah ini mengirimkan perwakilan dalam ajang bergengsi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) pada tahun 2026. Keikutsertaan perdana ini langsung membuahkan hasil yang membanggakan dengan lolosnya tim peneliti ke tahap selanjutnya.

Tim yang diberi nama RADAR terdiri dari dua siswa berbakat, yaitu Ristiana Silva dari kelas 8.5 sebagai ketua tim dan Aray Alfarez dari kelas 7.5 sebagai anggota. Mereka dibimbing oleh Hasmilah, S.Pd yang senantiasa memberikan arahan dan motivasi selama proses penelitian berlangsung. Keikutsertaan ini menjadi pengalaman pertama bagi tim, namun semangat dan kerja keras mereka mampu membawa nama sekolah ke tingkat nasional.

Tahapan awal dimulai dengan proses pendaftaran pada bulan Februari 2026. Pada tahap ini, tim mengajukan proposal penelitian yang kemudian melalui proses seleksi ketat. Dengan penuh harap dan usaha maksimal, proposal yang mereka susun akhirnya dinyatakan lolos seleksi, meskipun sempat mengalami beberapa revisi. Hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim, justru menjadi motivasi untuk memperbaiki dan menyempurnakan karya mereka.

“Antara Ekonomi dan Ekologi: Studi Perilaku Pengrajin Dangke terhadap Limbah Whey di Enrekang”

Penelitian ini berada pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan mengangkat isu lokal yang sangat relevan dengan kehidupan masyarakat di Kabupaten Enrekang. Dangke sebagai produk khas daerah menjadi fokus kajian, khususnya terkait limbah whey yang dihasilkan dalam proses produksinya.

Dalam latar belakang penelitian dijelaskan bahwa Kabupaten Enrekang memiliki potensi besar di sektor peternakan dan pengolahan pangan, terutama produksi dangke. Namun di balik potensi ekonomi tersebut, terdapat persoalan lingkungan yang belum tertangani dengan baik, yaitu limbah whey yang umumnya dibuang langsung ke lingkungan. Hal ini berpotensi menimbulkan pencemaran air serta merusak ekosistem.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku pengrajin dalam mengelola limbah, memahami faktor yang memengaruhi keputusan mereka, serta mencari solusi agar kegiatan ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Dengan pendekatan ini, tim berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan keseimbangan antara aspek ekonomi dan ekologi.

Setelah dinyatakan lolos tahap proposal, tim melanjutkan ke tahap penelitian pada bulan April 2026. Pada tahap ini, mereka mulai melakukan pengumpulan data secara langsung di lapangan, melakukan wawancara, serta menganalisis kondisi nyata yang terjadi di masyarakat. Proses ini menjadi pengalaman berharga yang melatih kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Momen ini juga menjadi perjalanan awal yang penuh tantangan bagi tim RADAR. Sebagai peserta pertama dari sekolah, mereka harus beradaptasi dengan proses penelitian yang lebih kompleks, mulai dari penyusunan instrumen hingga analisis data. Namun justru dari proses tersebut, mereka belajar arti ketekunan, tanggung jawab, dan pentingnya kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Para guru dan pihak sekolah turut merasakan kebanggaan yang mendalam atas capaian ini. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bimbingan akademik, tetapi juga motivasi moral agar siswa tetap percaya diri dan berani melangkah lebih jauh. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dengan bimbingan yang tepat, siswa mampu berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya.

Lebih dari sekadar kompetisi, OPSI menjadi ruang pembelajaran yang membuka wawasan siswa terhadap permasalahan nyata di masyarakat. Penelitian yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada lomba, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah yang lebih baik.

Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah maupun masyarakat dalam mengembangkan solusi pengelolaan limbah whey yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Dengan demikian, keseimbangan antara kesejahteraan ekonomi dan kelestarian lingkungan dapat terwujud secara berkelanjutan.

Teruslah berkarya dan berinovasi

Dari Anggeraja untuk Indonesia, langkah kecil hari ini adalah awal dari perubahan besar di masa depan.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment


Principal

Kepala Sekolah

Baca Sambutan

Tahun Pelajaran Baru 2024/2025 Tahun Pelajaran Baru 2024/2025